Saturday, December 10, 2016

Penasaran Asal Mula Sekaten?

Sekaten 


Mendengar kata sekaten mungkin kita langsung membayangkan dengan pasar malam di Alun-Alun Utara Yogyakarta. Tetapi sebenarnya dari manakah awal pertama kali sekaten? Penasaran?

Sekaten merupakan salah satu tradisi yang masih ada di Yogyakarta dan Solo. Sekaten berasal dari kata syahadatain yang mengalami pergeseran pengucapan. Syahadatain artinya kalimat syahadat. Lalu siapa yang memulai tradisi sekaten ini? Sejarah sekaten diulai dari kerajaan Demak. Raden Patah awalnya berniat menghapus semua upacara keagamaan agar masyarakat dapat memeluk Islam tanpa pengaruh animism dan Hindu.

Kemudian atas saran Wali Songo, upacara keagamaan dihidupkan kembali tetapi diberi warna keislaman. Awal dan akhir upacara berupa doa, yang dipanjatkan oleh Sunan Giri dan Sunan Bonang. Meskipun demikian masyarakat masih enggan mengucapkan 2 kalimat syahadat.

Untuk lebih menarik simpati masyarakat, pada malam menjelang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Sultan berkenan mengikuti upacara di masjid besar. Nah, hingga saat ini sekaten merupakan tradisi kerajaan yang masih berjalan hingga saat ini.

No comments:

Post a Comment