Tuesday, November 22, 2016

Heboh! Misteri Kereta Keraton Yogyakarta "lihat kuda lari hingga penunggu kereta jenazah"

"Salah satu Wisata Sejarah Yogyakarta. "Museum Kereta Keraton Yogyakarta". Terletak di Jalan l. Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta Telepon(0622) 74373721. "




Berbicara tentang kebudayaan di Keraton Yogyakarta memang tak ada habisnya. Salah satunya adalah Museum Kereta Keraton Yogyakarta yang terletak berseberangan dengan Keraton Yogyakarta. Ya, kereta memang kendaraan yang digunakan untuk bepergian bagi petinggi keraton pada waktu itu. Ini gambar pintu masuk museum keretanya :



Gb. Pintu Masuk Museum Kereta Keraton

Nah, saat ini ada 23 kereta yang dimuseumkan. Dan konon ada 2 kereta yang sering membuat pengunjung takjub dengan keindahan ataupun kengerian saat mendengar sejarah penggunaan kereta tersebut. Kita mulai dari kereta yang memiliki lapisan emas 18 karat!

Gb. Kereta Kencana Garudo Yeksa saat di pamerkan di Keraton Yogyakarta.


Gb. Kereta  Kencana Garudo Yeksa di Museum.

            Merupakan salah satu dari sekian banyak kereta yang terlihat sangat mewah dan dilapisi emas senilai 18 karat! Selain itu di setiap rodanya terdapat ukiran-ukiran yang memiliki arti/nilai tersendiri. Kereta ini mulai digunakan dari periode Hamengkubuwono VI hingga sekarang, tapi yang jelas gak setiap beliau berkendara selalu memakai kereta ini tapi hanya untuk event-event tertentu saja karena sekarang sudah memasuki zaman kendaraan bermesin bukan kereta kuda lagi. Oh ya, kereta ini juga dianggap keramat hingga air bekas cucian keretanya selalu jadi rebutan banyak orang, selain itu selalu terdapat sesaji di dalam kereta tersebut.


Gb. Kereta Jenazah "Roto Praloyo"

          Nah yang kedua adalah “Kereta Jenazah Keraton Yogyakarta”. Difungsikan untuk mengangkut jenazah sultan yang sudah mangkat/meninggal dalam Bahasa kita. Namanya kereta Roto Praloyo. Konon di kereta ini sering terlihat bayangan putih atau kain putih di dalam kereta, padahal penjaga mengatakan bahwa tidak ada apapun kecuali sesaji di sekitar kereta. Pengunjung juga sempat melihat beberapa kuda berkeliaran padahal hanya terdapat patungnya saja. Penjaga museum sempat mengatakan untuk tetap menjaga kereta-kereta yang dipamerkan di museum tersebut karena museum ini menyimpan cerita sejarah yang luar biasa tentang Yogyakarta di masa lalu, bahkan sampai sekarangpun kereta jenazah ini masih difungsikan. Ini penampakan keretanya


Nah biaya retribusi
@ pengunjung = Rp. 5000,00
Kamera = Rp. 1000,00
Jam kunjung : 
Senin - Minggu pukul 09.00 - 14.00 WIB

Gimana? Luar biasakan sejarah kerajaan di Yogyakarta? Yuk visit Yogyakarta dan rasakan sensasi belajar sejarah di kota pelajar ini. 

Suka sunset? Masuk 






1 comment: