Showing posts with label yogyakarta. Show all posts
Showing posts with label yogyakarta. Show all posts

Tuesday, December 20, 2016

Museum yang wajib anda kunjungi bersama anak anda



Museum yang wajib anda kunjungi bersama anak anda
Kembali ke Museum pendidikan, kali ini adalah Museum Monumen Jogja Kembali. Museum ini merupakan salah satu museum yang wajib anda kunjungi ketika berada di Yogyakarta. Monumen ini dibuka untuk umum setiap hari Selasa-Minggu pukul 08.00-16.00, namun ketika sudah di musim liburan, setiap hari senin museum ini akan dibuka pukul 08.00-14.00. Dengan harga tiket Rp 5.000 untuk dewasa dan untuk warga negara asing Rp 7.500.

            Monument Jogja Kembali atau biasa disebut dengan monjali ini berada di Jl. Ring Road Utara, Yogyakarta, lebih tepatnya di Dusun Jongkang, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Museum Monjali ini menjadi Museum khusu dalam kategori museum sejarah yang memeperlihatkan perjuangan bangsa Indoneia pada kurun waktu 1945-1949

Museum Anak Kolong Tangga



Museum Anak Kolong Tangga
Masih kembali ke masa lalu, kali ini kita akan membahas mengenai Museum Anak Kolong Tangga. Museum ini diberi nama Kolong Tangga karena memang lokasinya berada di bawah Tangga, lebih tepatnya berada di bawah tangga menuju concert hall taman Budaya Yogyakarta. Untuk mencari tempat ini tidak terlalu sulit, karena berada di anatara taman pintar dan pasar buku bekas yogyakarta

            ketika pertama kali masuk, anda akan menyangka bahwa ruangannya akan sangat kecil. Namun jangan salah sangka, di dalam rungan kecil itu, terdapat lebih dari 400 mainan tradisional yang telah dikumpulkan dari seluruh indonesia. Museum ini digagas oleh Rudy Corens yang merupakan warga negara Belgia .
            menurut Rudy Corens, pendirian Museum Anak ini bertujuan agar anak-anak dapat mengenal dan melestarikan budaya tradisional yang sudah mulai punah tergeser oleh mainan yang lebih modern. Selain itu, pendirian ini juga bertujuan karena di dalam mainan tradisional sangat tersirat makna yang sangat banyak, sehingga diharpkan setiap anak-anak yang berkunjung di tempat itu dapat mengambil hikmah dan filosofi dari setiap permainan



baca artikel kami lainnya
Membatik Di Atas Kayu
Wisata Sekaligus Bawa Oleh-oleh Kerajinan Sendiri
SENTRA KERAJINAN WAYANG KULIT YOGYAKARTA
Museum Pendidikan satu-satunya di Indonesia
hanya di jogja, taman yang bisa bikin kamu pinter
KE JOGJA CUMAN BUAT WISATA ALAM ?? RUGI !!!!
GANAS !! MOBIL MASA DEPAN DI CIPTAKAN MAHASISWA JOGJA
Desa Wisata Kasongan yang melegenda

Desa Wisata Banyusumurup Desa Para pengrajin Desa Wisata Kebon Agung Sejenak Melupakan Kepenatan Kota
Desa Wisata Ledok Sambi Desa Menguji Adrenalin 
Tempat yang bisa buat kamu naik pesawat gratis 


Wajib! Tempat di Jogja yang Wajib Dikunjungi Saat Hujan

“Hujan merupakan suatu ritual rutin yang akan membuat kita makin mecintai kota Jogja lewat rintik-rintik syahdu dan aroma khas Jogja saat hujan beranjak pergi”


1. Tugu Jogja


Ya, tugu yang menjadi icon kota Jogja ini bakal nambah lebih cantik saat kita kunjungi setelah hujan atau saat rintik-rintik air mewarnai indahnya Jogja. Tugu yang dibangun tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I ini ibarat jodohnya Jogja yang tak akan lekang di makan riuhnya kota Jogja yang tiap tahun semakin menjadi. Dimana Tugu Jogja merupakan sebuah landmark yang mengandung nilai sejarah tinggi dan juga menyimpan filosofi-filosofi perjuangan kota Jogja saat Belanda tinggal di sini. Kita bisa duduk-duduk santai dan menikmati lalu lintas kendaraan dan orang-orang yang melewati tugu di senja hari diujung rintikan hujan. Asik deh, kamu wajib coba!



2. Museum Ullen Sentalu 



Yak, ini museum yang bisa dikatakan seperti kastil. Seperti bangunan-bangunan zaman dahulu yang dibagun dari batu-batu alam dan ada beberapa hal menakjubkan di dalam sana. Tenang kamu bakal di pandu sama guide jadi ga bakal nyasar. Dan di tengah perjalanan nan sejuk di temani syahdunya rintik hujan kamu bakal dijamu minuman hangat dari rempah-rempah racikan museum. Bayangin aja kamu bisa menikmati sejarah Jogja dengan ditemani wedang anget dan aroma khas kota Jogja, kurang romantis apa?

Yuk jelajahi Jogja di musim hujan! Oke di bawah ini adalah pandangan tentang rute yang harus di tempuh dari posisi kamu saat ini :) 





Monday, December 19, 2016

Dibalik Kisah Unik Alun-alun Jogja




Berwisata ke Jawa Tengah tidak lengkap rasanya bila belum mengunjungi kota pelajar, Yogyakarta. Kota yang sempat menjadi ibu kota Indonesia dulu ini memang masih menyimpan sesuatu yang yang menarik, dan hal ini dapat dirasakan para pengunjung dan wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Salah satu daya tarik utama di Yogya tidak lain adalah Jalan Malioboro yang sudah terkenal. Berkeliling daerah ini sambil naik andong merupakan kegiatan  wajib para wisatawan Yogya. Nah, kalau Anda sudah pernah merasakan pengalaman ini dan ingin mencari aktivitas baru lainnya di Yogya, maka artikel ini akan merekomendasikan beberapa tempat untuk anda.

Alun-alun Utara
Berbeda dari banyak alun-alun kota yang biasanya hanya satu, anda dapat mengunjungi dua alun-alun sekaligus di Yogya. Alun-alun Utara biasanya dikenal sebagai Altar; singkatan dari alun-alun Utara. Altar sendiri umunnya didatangi oleh masyarakat yang “ribut”, atau lebih aktif. Alun-alun utara juga dikenal sebagai Alun-alun Lor dan dulunya dipakai sebagai lokasi penyelenggaraan upacara yang dihadiri rakyat Jogja.

Alun-alun Selatan

Alun-alun selatan juga dikenal sebagai aun-alun Kidul atau disingkat Alkid.
Alun-alun Kidul Yogyakarta dikenal dengan nama Alkid diyakini sebagai tempat istirahat ( palereman ) bagi para Dewa.
Oleh karena itu alun-alun tersebut sekarang ini banyak digunakan orang sebagai tempat menentramkan hati banyak orang. Dulu, alun-alun ini berfungsi sebagai tempat latihan setonan (ketangkasan berkuda), Manahan (memanah sambil duduk bersila), Rampok macan (lomba adu harimau), dan Masangin (melatih konsentrasi dengan berjalan di antara dua pohon beringin dengan mata tertutup).
Kini, alkid hanya digunakan sebagai tempat terbuka untuk rakyat.

Lesehan

Besarnya ruang di alun-alun Yogya ini merupakan salah satu nilai plus alun-alun kota ini yang tidak bisa disamai alun-alun kota lain. Kalau Anda enggan melakukan kegiatan fisik apapun dan hanya ingin beristarahat sambil menikmati udara Yogya, alun-alun Yogya adalah tempat yang sempurna. Entah Anda datang sendirian, bersama pasangan, teman atau keluarga, Anda bisa menghabiskan waktu sambil bercakap-cakap di alun-alun ini.
Kalau Anda tidak suka dengan keramaian, cukup mencari spot yang cukup tenang. Dijamin, menghabiskan quality time di alam terbuka dua kali lebih seru ketimbang hanya nongkrong di cafe.

Kuliner

etelah bermain, sempatkan waktu untuk beristirahat. Duduk santai di atas gelaran tikar sambil memesan kudapan. Jagung bakar aneka rasa ditemani hangatnya jahe dari wedang ronde menjadi pilihan ciamik. Belum cukup? Tambahkan roti bakar dan wedang bajigur ke dalam daftar pesanan. Dua minuman khas Jogja ini sangat tepat dinikmati di area jantung kekuasaan Kerajaan Mataram.Harga yang ditawarkan pun tidak mahal kok, karena memang banyak anak mudah Yogya yang hang out di daerah ini jadi harga makanan yang dipasarkan pun sudah disesuaikan dengan daya beli masyarakat sekitar.