Showing posts with label gunung kidul. Show all posts
Showing posts with label gunung kidul. Show all posts

Saturday, December 17, 2016

5 Spot Malam Tahun Baru Jogja Paling Seru

Banyak orang yang berfikir kalau pergantian tahun baru itu perlu dirayakan, atau bahkan wajib. Berhubung sekarang sudah bulan desember, pasti banyak diantara kalian yang ingin merayakan tahun baru bareng teman dan keluarga kan? Udah tahu tempat mana aja yang paling pas buat ngumpul di mana?  Bagi kalian terutama relatif masih baru, mungkin banyak yang belum tahu ya. Tapi tenang aja, sekarang kita akan kasih tahu kalian spot malam tahun baru jogja paling seru.



1. Bukit Bintang

Malam Tahun Baru Jogja: Bukit Bintang
Malam Tahun Baru Jogja: Bukit Bintang

Pesona Embung Sriten : Telaga di Atas Awan

Embung Sriten Gunung Kidul
Embung Sriten Gunung Kidul
Kali ini Info Travel Jogja akan membahas tentang Telaga Di Atas Awan : Embung Sriten.Argo Embung Batara Sriten atau biasa juga disebut Embung Sriten menjadi telaga buatan tertinggi di Jogja. Tidak ada yang menyangka bahwa telaga buatan ini dapat selesai dibangun di puncak tertinggi, di Bukit Agung. Embung Sriten berfungsi sebagai sumber perairan kebuh buah. Selain fungsi itu, Embung Sriten sekarang menjadi tempat untuk berkunjung para wisatawan. Dahulu, Gunung Kidul menjadi tempat yang terkenal gersang dan tandus karena wilayahnya bersusun dari batuan kapur atau batuan karst. Namun sekarang Gunung Kidul sudah berubah. Berubah menjadi kawasan penyedia wahana tirta paling beragam di Jogja.

Embung Sriten Gunung Kidul
Embung Sriten Gunung Kidul
Embung Sriten adalah salah satu objek yang waib dikunjungi jika sedang di Jogja. Telaga buatan ini adalah embung tertinggi di Jogja. Wistawan dimajakan oleh pemandanganyang indah, udara yang sejuk, dan pemndangan telaga dengan latar belakang AWAN gemawan dan hutan yang hijau. Dari Embung Sriten juga bisa melihat Rawa Jombor, Waduk Gajah Mungkur, dan keindahan lampu Kota Klaten dan Nglipar.
Sunrise di Embung Sriten Gunung Kidul
Sunrise di Embung Sriten Gunung Kidul

KEINDAHAN EMBUNG SRITEN

Untuk para pecinta sunset dan sunrise kalian dapat melihat nya TANPA TERHALANG POHON. Saat pagi dating, kabut yang melingkupi daerah bawah embung serasa kue lapis. Saat senja, cahaya keemasan yang berkilau menerpa permukaan air. SUNGGUH! Pemandangan epic yang TAK BOLEH TERLEWATKAN!!. Karena loksinya yang tinggi, terkadang orang mengasosiasikan berada di atas awan. Embung Sriten juga menyediakan kebun buah. Kebun Buah Kelengkeng, Manggis, Durian, dan juga Sirsak. Yang paling terkenal adalah Manggis dan Kelengkengnya. Rencananya, tempat ini akan menjadi landasan paralayang berskala internasional.

AKSES MENUJU EMBUNG SRITEN

Sunset di Embung Sriten Gunung Kidul
Sunset di Embung Sriten Gunung Kidul
Untuk alamat dari Embung Sriten sendiri yaitu di, Nglipar, Pilangrejo, Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55852. Kalau dari Kota Jogja, hanya ikuti jalan saja menuju Gunung Kidul. Jika sudah sampai di pertigaan Nglipar, belok kiri dan ikuti jalan sampai menemukan Balai Desa Pilangrejo di ruas jalan Ngawen – Nglipar. Jika sesampainya kalian disana tetapi kalian merasa kesulitan menemukan Embung Sriten, kalian bisa bertanya kepada penduduk local disitu. Atau kalian dapat menuju Embung Sriten dengan Maps!

Cek Maps yukk ! ^o^

Saran untuk yang ingin ke Embung Sriten, jangan menggunakan motor matic, karena jalannya yang penuh dengan tanjakan dan tikungan yang tajam membuat khawatir jika menggunakan motor matic. Silahkan bawa kendaraan dalam kondisi prima, tetapi kendaraannya bukan motor matic yaa.

Friday, December 16, 2016

Sepenggal Sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran


 
               

           Gunung Nglanggeran merupakan salah satu gunung api yang sudah tidak aktif lagi. Gunung api purba ini teretak di daerah Gunung Kidul. Jika dari pusat kota Jogja dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam perjalanan. Selain memiliki pemandangan yang indah, Gunung Nglanggeran juga menyimpan banyak misteri dan cerita. Penasaran? Langsung saja kita simak.
         Menurut cerita yang beredar, Sejarah Gunung Nglanggeran awalnya merupakan puncak dari Gunung Merapi. Suatu malam Raden Hanoman yang berwujud seekor kera putih bermain dan ingin mengambil bintang di langit. Untuk mengambil bintang tersebut Raden Hanoman berpijak pada puncak Gunung Merapi, karena tidak sampai puncak gunung merapi ditendang (dipancal) yang kemudian bongkahan batu itu ditangkap oleh punakawan (Semar, Gareng, Petruk, Bagong). Karena beratnya menahan batu itu dari tanah keluarlah air sehinga menjadi sebuah mata air.
       Kemudian bongkahan batu tersebut dibawa oleh Punakawan kea rah selatan tetapi dalam perjalanan alat yang digunakan untuk mengangkat bongkahan batu tersebut patah di tengah jalan yaitu daerah Nglanggeran, sehingga sampai saat ini disebut Gunung Nglanggeran.