“Makam Imogiri Jogja merupakan kuburan bagi Raja-raja Mataram yang terletak di desa Ginirejo, Imogiri, Yogyakarta. Makam yang menjadi bagian sejarah dan warisan yang sangat berharga bagi masyarakat Indonesia karena merupakan salah satu saksi sejarah perkembangan budaya khususnya di kota Yogyakarta”
![]() |
| Jadwal buka Makam Imogiri hanya dilakukan 3 kali dalam 1 Minggu yaitu pada hari Senin, Jumat, dan Minggu. Selain itu hanya hari-hari besar yang tertera di papan pengumuman tersebut. |
Komplek
pemakaman Imogiri ini dibangun dengan menggunakan perpaduan kebudayaan Hindu
dan Jawa oleh arsitek asal Jepara yang bernama KRT. Tjitrokusumo. Bangunan yang
terdiri dari susunan batu bata ini masih tetap berdiri kokoh, bahkan pintu yang
menjadi gerbang masuk pun masih asli. Hal itu bisa dillihat dari ukir-ukiran di
pintu dan warna dari pintu tersebut yang dirasa sudah dari zaman dahulu.
Berwisata
atau mengunjungi pemakaman zaman dahulu tidak hanya mengingatkan kita tentang
kematian yang pasti akan terjadi namun juga sejarah Yogyakarta dari zaman
dahulu hingga saat ini. Merupakan tanah pemakaman yang masih sakral dan dijaga
dengan ketat hingga saat ini, bahkan jika anda ingin masuk ke area pemakaman
harus meletakkan alas kaki anda (menanggalkan) sebelum masuk gerbang pemakaman,
serta anda diwajibkan untuk memakai kain batik atau kemben (wanita) dan tidak
diperbolehkan mengambil gambar. Hal ini dimaksudkan salah satunya untuk menjaga
tanah leluhur dari kasultanan Yogyakarta.
Peta Menuju Makam Imogiri Yogyakarta



